SMK N 1 Bismen mengadakan Workshop Komunitas Belajar (Kombel) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada Kamis, 24 April 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan kolaborasi antar pendidik. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru, staf sekolah, dan pihak terkait yang terlibat dalam pengembangan kurikulum dan metode pengajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya saat ini menekankan pada pendekatan deep learning.

Workshop ini bertujuan untuk memperkuat komunitas belajar di lingkungan SMK N 1 Bismen Merauke, di mana para pendidik dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam pembuatan modul ajar dengan praktis dalam era teknologi terkini.
Selain workshop, dilaksanakan pula kegiatan MGMP tingkat sekolah. Tujuan MGMP adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung pengembangan kompetensi guru. Dimana pada kesempatan ini, disusunnya kembali kepengurusan MGMP tiap satuan mata pelajaran pada SMK N 1 Bismen Merauke, baik mata pelajaran produktif maupun normatif.
Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Saniyati, S.Pd, guru Bahasa Indonesia, selaku MC.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMK N 1 Bismen Merauke, yang menekankan pentingnya komunitas belajar sebagai wadah untuk mendorong inovasi dalam proses belajar-mengajar.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Bapak Drs. Agustinus Sugiarto sekaligus membuka kegiatan.

Kegiatan diisi oleh penyampaian beberapa materi yaitu tentang Modul Ajar dengan pendekatan deep learning yang disampaikan oleh Bapak Drs. Sukoyo. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Modul Ajar dengan pemanfaatan chat GPT dan deepseek oleh Bapak Oriza Samudra, S.Pd., serta diakhiri dengan penyampaian materi pembuatan Modul Ajar Praktis dengan memanfaatkan AI pada Canva yang disampaikan oleh ibu Ami Diniarti, S.Pd.



Sesi inti dari workshop ini meliputi diskusi kelompok tiap masing-masing MGMP, praktik pembuatan modul ajar dengan pemanfaatan teknologi terkini dan presentasi dari para guru yang sudah menyelesaikan contoh pembuatan modul ajar secara diundi.

Di tengah kegiatan, tidak lupa dilakukan ice breaking untuk tetap menjaga semangat dari para peserta workshop dalam mengikuti kegiatan ini.

Pada kesempatan ini, dilaksanakan juga kunjungan pada Teaching Factory (TEFA) yang baru saja diresmikan di SMK N 1 Bismen Merauke oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, yaitu Bank Mini dan SkansaMart.

Di akhir acara, peserta workshop sepakat untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan pembelajaran bersama, sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0.

SMK N 1 Bismen Merauke berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
(admin)
